RADAR PALU – Halaman sekolah di Lekatu yang dulu berdebu kini mulai rapi setelah dipaving. Kunjungan Ketua Komisi C DPRD Kota Palu, Abdurrahim Nasar Al-Amri, menyoroti langsung perubahan itu sekaligus kebutuhan warga setempat.
Selain pendidikan, perhatian warga tertuju pada peluang kerja, sarana olahraga, dan akses gas elpiji yang masih terbatas. Reses ini sekaligus menampung aspirasi yang akan ditindaklanjuti tahun ini.
Di SD setempat, halaman sekolah kini mulai dipaving. Abdurrahim mengaku senang melihat progres, meski pengerjaan belum sepenuhnya selesai karena keterbatasan anggaran.
“Tahun lalu, halaman sekolah masih tanah berdebu dan anak-anak kesulitan beraktivitas. Alhamdulillah sekarang sudah dipaving, meskipun belum sepenuhnya rampung,” ujarnya.
Dalam kunjungan ini, ia juga menyinggung rencana bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM di wilayah itu. Setiap penerima direncanakan mendapat Rp2 juta, dengan pendataan calon penerima akan dilakukan tahun ini.
Warga menyampaikan keluhan lain, termasuk sulitnya akses pekerjaan bagi lulusan SMA. Selain itu, mereka meminta sarana olahraga berupa bola sepak, bola voli, dan jaring net untuk pemuda, serta perhatian pada keamanan lingkungan, termasuk pembangunan pagar tembok di beberapa titik.
Akses gas elpiji menjadi sorotan warga karena pangkalan tidak tersedia di sepanjang jalan wilayah tersebut. Warga terpaksa turun ke daerah bawah untuk membeli gas, sehingga menimbulkan ketidakpraktisan.
Reses Abdurrahim akan berlanjut ke wilayah Balaroa, di mana bantuan berupa box container telah disalurkan. Pada kunjungan berikutnya, ia juga berencana membawa karpet untuk masjid dari dana pribadi menjelang bulan puasa.
“Besok reses terakhir di Balaroa. Box container sudah turun, dan insya Allah saya juga akan bawa karpet untuk masjid dari dana pribadi,” tutupnya.***
