DONGGALA – Pemerintah Kabupaten Donggala menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah. Komitmen tersebut disampaikan Bupati Donggala Vera Elena Laruni, S.E., melalui sambutan tertulis yang dibacakan Wakil Bupati Donggala Taufik M. Burhan, S.Pd., M.Si., pada pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Donggala, Yasin Lataka, Senin (13/4/2026).
Dalam sambutan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi atas hubungan kerja sama yang selama ini terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Donggala. Menurutnya, kolaborasi yang harmonis antara kedua lembaga telah memberikan kontribusi positif terhadap pelaksanaan pembangunan dan pelayanan publik di daerah.
Salah satu capaian yang mendapat perhatian adalah tren penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Donggala. Meski belum berlangsung secara signifikan, pemerintah daerah mencatat adanya perbaikan yang menunjukkan arah positif.
“Alhamdulillah, meskipun belum signifikan, angka kemiskinan di Donggala berhasil turun sekitar 1 persen, dari 15,30 persen menjadi 14,63 persen pada tahun 2025,” ujar Taufik saat membacakan sambutan Bupati.
Meski demikian, pemerintah daerah mengakui bahwa persoalan kemiskinan masih menjadi tantangan besar yang membutuhkan perhatian dan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, Kabupaten Donggala masih berada pada posisi kedua tertinggi angka kemiskinan di Provinsi Sulawesi Tengah.
Kondisi tersebut, menurut pemerintah daerah, menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani melalui langkah-langkah strategis, kebijakan yang tepat sasaran, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, dan masyarakat.
“Ini menjadi catatan penting bagi kita semua. Dengan kepemimpinan DPRD yang baru, diharapkan kerja-kerja kolaboratif semakin diperkuat untuk menjawab persoalan tersebut,” tegasnya.
Pemerintah daerah berharap pelantikan Ketua DPRD yang baru dapat menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan antara legislatif dan eksekutif, sekaligus mempercepat lahirnya berbagai kebijakan yang mampu memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutan tersebut, Bupati juga menegaskan bahwa DPRD merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Peran legislatif dinilai sangat penting dalam mendukung pembentukan regulasi, pengawasan pembangunan, serta pengambilan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“DPRD adalah mitra utama pemerintah daerah. Kita harus bekerja bersama, saling menguatkan, untuk menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan di Donggala,” katanya.
Lebih lanjut, pemerintah daerah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan semangat “Donggala Bangkit dan Berjaya” sebagai gerakan bersama dalam membangun daerah. Semangat tersebut, menurutnya, tidak boleh berhenti sebagai slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata, kolaborasi, dan komitmen bersama.
Di tengah tantangan keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, pemerintah daerah menilai sinergi antar seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pelantikan Ketua DPRD Kabupaten Donggala diharapkan menjadi titik awal penguatan kemitraan antara legislatif dan eksekutif dalam mengawal pembangunan daerah, mempercepat penanganan berbagai persoalan strategis, serta mewujudkan Kabupaten Donggala yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing. (rp)
