RADAR PALU – Memasuki usia ke-31 tahun, Telkomsel kembali menegaskan komitmennya menghadirkan layanan digital yang lebih personal, relevan, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia melalui semangat “Melayani Sepenuh Hati”.
Di tengah perkembangan teknologi dan transformasi digital yang semakin cepat, Telkomsel menilai kecanggihan teknologi tidak hanya diukur dari inovasi semata, tetapi juga dari kemampuan memahami dan membantu pelanggan dalam kehidupan sehari-hari.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho mengatakan, kepercayaan pelanggan menjadi fondasi utama perjalanan Telkomsel hingga mampu mempertahankan posisi sebagai pemimpin industri telekomunikasi digital di Indonesia.
“Di usia 31 tahun ini, kami bersyukur atas kepercayaan pelanggan yang memungkinkan Telkomsel terus berkembang sebagai pemimpin industri telekomunikasi digital di Indonesia. Pencapaian ini merupakan hasil kontribusi, dedikasi, dan kolaborasi berbagai pihak,” ujar Nugroho.
Menurutnya, Telkomsel terus mendorong inovasi agar layanan yang dihadirkan semakin relevan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di era transformasi digital dan Artificial Intelligence (AI).
“Pendekatan yang berpusat pada pelanggan dengan empati menjadi kunci, sehingga setiap solusi mampu menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam keseharian pelanggan,” tambahnya.
Perjalanan Telkomsel selama lebih dari tiga dekade dimulai dari layanan kartuHalo pada 1995 dan simPATI pada 1997, hingga menghadirkan jaringan 3G, 4G/LTE, dan Hyper 5G yang kini terus diperluas di berbagai wilayah Indonesia.
Transformasi digital perusahaan juga diperkuat melalui pengembangan broadband, MyTelkomsel Super App, serta integrasi IndiHome B2C. Dalam beberapa tahun terakhir, Telkomsel memanfaatkan teknologi AI melalui Autonomous Network dan Virtual Assistant Veronika untuk meningkatkan kualitas layanan dan mempercepat respons kepada pelanggan.
Bersama Indonesia Artificial Intelligence (INA AI), Telkomsel juga menghadirkan Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel sebagai solusi pembelajaran berbasis AI yang interaktif bagi keluarga Indonesia.
Saat ini, layanan 5G Telkomsel telah menjangkau lebih dari 107 kota dan kabupaten dengan dukungan lebih dari 6.380 BTS 5G, termasuk layanan 5G contiguous di 36 kota/kabupaten.
Tak hanya fokus pada pengembangan teknologi, Telkomsel juga menjalankan komitmen keberlanjutan melalui BTS Green yang menggunakan energi terbarukan dan pengelolaan limbah elektronik berbasis reuse dan recycle.
Melalui program CSR seperti NextDev, Telkomsel turut mendukung pengembangan ekosistem startup digital dan talenta muda Indonesia. Berdasarkan kajian sosio-ekonomi independen PT LAPI ITB periode 2024–2025, Telkomsel berkontribusi sebesar Rp36,972 triliun melalui PNBP spektrum, BHP USO dan Jastel, pajak, serta dividen.
Ekosistem bisnis Telkomsel juga diperkirakan menciptakan lebih dari 685 ribu lapangan kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Selain itu, Telkomsel terus memperluas jangkauan layanan hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai bagian dari komitmen menghadirkan akses digital yang inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.(*)
