DONGGALA — Bupati Donggala menegaskan pentingnya memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Donggala sebagai fondasi utama dalam mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Donggala dalam rangka penutupan Masa Persidangan Pertama sekaligus pembukaan Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa hubungan kerja yang harmonis antara lembaga legislatif dan eksekutif merupakan faktor penting untuk memastikan seluruh agenda pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik dapat berjalan secara efektif, berkelanjutan, serta tepat sasaran.
Menurutnya, berbagai program strategis dan kebijakan daerah yang telah dirancang membutuhkan dukungan serta komitmen bersama agar dapat diwujudkan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kerja sama yang selama ini telah terbangun dengan baik harus terus dijaga dan diperkuat. Arah pembangunan yang telah kita susun bersama tidak boleh terhenti, melainkan harus terus dilanjutkan demi kesejahteraan masyarakat Donggala,” ujar Bupati.
Bupati menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Donggala bersama DPRD tengah mengawal sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) yang memasuki tahap pembahasan tingkat I dan proses fasilitasi di tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Ranperda tersebut mencakup berbagai sektor strategis, antara lain penanggulangan kemiskinan, pengembangan industri daerah, perlindungan masyarakat hukum adat, hingga sistem perencanaan pembangunan daerah.
Menurutnya, keberhasilan pembentukan regulasi daerah tidak hanya ditentukan oleh proses pembahasan yang baik, tetapi juga oleh kemampuan seluruh pihak dalam mengimplementasikannya secara efektif sehingga mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita harus memastikan setiap kebijakan dan regulasi yang lahir tidak berhenti pada tahap pembahasan atau pengesahan semata, tetapi benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang mereka hadapi,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menekankan bahwa dinamika dan perbedaan pandangan yang muncul selama proses legislasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari praktik demokrasi. Namun demikian, seluruh pihak diharapkan tetap menjadikan kepentingan masyarakat sebagai tujuan utama dalam setiap pengambilan keputusan.
Ia menilai, ukuran keberhasilan DPRD dan pemerintah daerah bukan hanya tercermin dari banyaknya regulasi yang dihasilkan, tetapi dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan, pelayanan publik yang lebih baik, serta pembangunan yang merata.
Mengakhiri sambutannya, Bupati berharap hubungan kemitraan yang telah terjalin antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Donggala dapat terus diperkuat sebagai modal penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
“Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif merupakan kunci untuk menghadirkan pemerintahan yang efektif serta pembangunan yang mampu menjawab harapan masyarakat Donggala,” pungkasnya. (ujs)
