Home Blog

Disnakertrans Banggai dan UPT Pengawas Ketenagakerjaan Sulteng Awasi 5 Perusahaan di Luwuk Timur

0
Disnakertrans Banggai bersama UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Sulteng melakukan pembinaan dan pengawasan norma ketenagakerjaan di lima perusahaan di Luwuk Timur, Jumat (28/8/2026). (Istimewa)

RADAR PALU, LUWUK TIMUR – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banggai bersinergi dengan UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah melakukan pembinaan dan pengawasan norma ketenagakerjaan di lima perusahaan yang beroperasi di wilayah Luwuk Timur, Kabupaten Banggai.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat (28/8/2026) sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan pelaksanaan norma ketenagakerjaan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Lima perusahaan yang menjadi sasaran pembinaan dan pengawasan yakni PT Ilmi Bangun Marine, PT Sasl And Sons Indonesia, PT Kelapa Asia Jaya, PT Lautan Gunung Mas, dan PT Lautan International Jaya.

KUPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah, Yaumi T. Baduddin, SE., MM., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan serta tenaga kerja di wilayah Sulawesi Tengah.

“Pengawasan dilakukan untuk memastikan norma ketenagakerjaan dapat diterapkan dengan baik di perusahaan,” ujar Yaumi kepada Radar Palu, Selasa (1/9/2026).

Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan UPT Pengawasan Ketenagakerjaan menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan sekaligus memberikan pembinaan kepada perusahaan.

Disnakertrans Kabupaten Banggai juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengawasan dan pembinaan ketenagakerjaan.

Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dinilai penting untuk menciptakan hubungan industrial yang sehat dan berkeadilan.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja Kabupaten Banggai, Andi Rinaldi Setiawan, S.STP., M.Si., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banggai, Welly Ismail, SH., M.Si.

Setelah menyelesaikan kegiatan pengawasan di Kabupaten Banggai, UPT Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Sulawesi Tengah melanjutkan agenda ke Kabupaten Morowali.

Kegiatan di Morowali juga diarahkan untuk melakukan monitoring dan pengawasan terhadap pelaksanaan ketenagakerjaan di wilayah tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas jangkauan pembinaan dan pengawasan ketenagakerjaan, sekaligus mendorong perusahaan memenuhi ketentuan dan memberikan perlindungan yang memadai bagi tenaga kerja. ***

Mulai Hari Ini PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik Meluas di Sejumlah Wilayah Sulteng

0

RADAR PALU – Masyarakat di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah perlu bersiap. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu menjadwalkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah pada Selasa (1/9/2026).

Pemadaman dilakukan dalam rangka pemeliharaan jaringan sekaligus peningkatan keandalan sistem kelistrikan.

Informasi tersebut disampaikan Humas PLN UP3 Palu, Natalia.

Menurut Natalia, PLN melakukan penghentian sementara aliran listrik demi meningkatkan pelayanan, menjaga keandalan pasokan, serta memastikan keamanan selama pekerjaan pemeliharaan berlangsung.

Pemadaman berlangsung dengan waktu berbeda di sejumlah kabupaten dan wilayah Kota Palu. Durasi pemadaman bahkan mencapai beberapa jam.

Untuk wilayah Kota Palu dan Kabupaten Donggala, pemadaman dijadwalkan pukul 09.00–15.00 WITA.

Wilayah terdampak antara lain Pantoloan, Pantoloan Boya, Wombo, Tanantovea, sebagian Wani, Labuan, Dalaka, Lero Tatari, Lero Ngapa, Toaya, Masaingi, Sumari, Kumbasa, Saloya, Amal, Marana, Kavaya, Enu, Tibo, Kaliburu dan sejumlah wilayah lainnya.

Sejumlah desa di Kecamatan Sindue hingga kawasan Pantai Pusat Laut juga masuk dalam daftar wilayah yang terdampak.

Sementara itu, di Kabupaten Morowali Utara, pemadaman berlangsung pukul 09.00–12.00 WITA, meliputi wilayah kerja ULP Kolonodale seperti Sampeantaba, Lantula Jaya, Puntari Makmur, Atananga, Bahonsuai, Beringin Jaya, Harapan Jaya, Karaupa, Lambelu, Lasampi, Limbo Makmur, Parilangke, Pebatae, Pebotoa, Samarenda, Umbele, Ambunu, Uedago, Marga Mulya, Wata dan sekitarnya.
Untuk Kabupaten Sigi, pemadaman dijadwalkan pukul 12.00–15.00 WITA.

Sejumlah wilayah yang terdampak antara lain Jalan Guru Tua, Dolo, Potoya, Langaleso, Kota Arindau, Tulo, Pincara, Padende, Wera, Balumpewa, Parampadende, Pesaku, Bobo, Bangga hingga Kalukubula.

Pemadaman juga menyasar wilayah Kabupaten Poso dan Tojo Una-Una mulai pukul 15.00–18.00 WITA. Daftar wilayahnya cukup luas, mencakup sejumlah ruas jalan di Kota Poso serta puluhan desa di Poso dan Tojo Una-Una.

Pada waktu yang sama, beberapa wilayah Sigi dan Donggala, termasuk Solowe, Maranatha, Sidondo, Sibowi, Sibalaya, Lambara, Kalawara, Pandere, Pakuli, Simoro, Saluki, Tuwa, Salua, Boya, Pangana, Lili, Pobia, Bolapapu, Mataue, Sungku, Boladangko, Tangkulowi, Toro, Makuhi, Oo, Watukilo, Lawua, Salutome dan sejumlah wilayah lainnya juga masuk daftar.

Pemadaman juga dijadwalkan di Kecamatan Balinggi dan Sausu, Kabupaten Parigi, serta sejumlah ruas jalan di Kota Palu. Di antaranya Jalan Setia Budi, Tombolututu, M.H. Thamrin, S. Parman, Suprapto, MT Haryono, Dr Soetomo, Tadulako, Otista, Yojokodi, Sutoyo, Lagarutu, Dayodara dan kawasan sekitarnya.

Sejumlah fasilitas dan kawasan seperti Palu Square, Villa Sutan Raja dan Kuburan Cina juga tercantum dalam daftar wilayah yang terdampak pemadaman.

Memasuki malam hari, pemadaman berlanjut pada pukul 18.00–21.00 WITA di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali, termasuk Tofuti, Bahontobungku, Tudua, Puungkoilu, Lahuafu, Unsongi, Nambo, Laroue, Geresa, Kolono, Kapala, Bahomoahi, Bahomotefe, Onepute Jaya, Lele, Dampala, Siumbatu, Lalampu dan sebagian Bahodopi.

Pada waktu yang sama, wilayah Kota Palu dan Kabupaten Sigi di bawah ULP Kamonji juga terdampak. Di antaranya kawasan Jalan Kelor, S. Manonda, Gawalise, Duyu, Tagari Lonjo, Padanjakaya, Timbarante, Malontara, Tadulako, Tavanjuka, BTN Palupi, Baliase, Binangga, Tinggede, Porame, Beka hingga Sibedi.

Sementara di Kabupaten Poso, pemadaman malam hari mencakup Toini, Mapane, Betania, Manitu, Bega, Kasiguncu, Tabalu, Betalemba, Patiwunga, Tangkura, Dewua, Sanginora, Padalembara, Pantangolemba, Masamba, Masani, Pinedapa, Lape, Weralulu, Tokorondo, Pasau, Tiwaa, Towu, Kamiasi, Kilo, Trimulya, Maranda, Kawende, Kalora, Tambarana dan sejumlah desa lainnya.

Untuk Kabupaten Donggala, pemadaman pukul 18.00–21.00 WITA meliputi wilayah ULP Tambu, di antaranya Lende, Labean, Meli, Tambu, Mapane Tambu, Tovia, Siweli, Sibualong, Simagaya, Roras, Sipure, Sibayu, Malino, Kampung Baru, Siopi, Budi Mukti, Karya Mukti, Mukti Agung, Parisan Agung, Kambayang, Sabang, Lombonga, Walandano, Palau, Lewonu, Malei, Pomolulu, Awesang, Rano, Kamonji, Ketong dan Manimbaya.

PLN mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk mengantisipasi aktivitas yang membutuhkan pasokan listrik selama jadwal pemeliharaan berlangsung.

Pemadaman tersebut bersifat sementara dan merupakan bagian dari pekerjaan PLN untuk meningkatkan keandalan jaringan serta pelayanan kelistrikan kepada masyarakat.***

 

Garuda Spark Innovation Hub Hadir di Jayapura, Talenta Muda Papua Didorong Jadi Kreator Teknologi

0
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, dengan dukungan Indosat Ooredoo Hutchison, menghadirkan Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) Jayapura di Indosat AI Experience Center (AIEC) Jayapura. (Dokumentasi IOH)

RADAR PALU – Generasi muda Papua kini memiliki ruang baru untuk mengasah keterampilan digital sekaligus memperluas koneksi dengan ekosistem teknologi nasional.

Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat) resmi meluncurkan Garuda Spark Innovation Hub Jayapura di Indosat AI Experience Center (AIEC) Jayapura, 27 Agustus 2026.

Kehadiran pusat inovasi tersebut diarahkan untuk membuka akses yang lebih luas bagi talenta lokal terhadap pembelajaran, pengembangan keterampilan, serta peluang kolaborasi di bidang digital.

Garuda Spark Innovation Hub Jayapura dirancang sebagai ruang yang mempertemukan talenta digital dengan pemerintah, industri, akademisi, komunitas, hingga jejaring teknologi nasional.

Program tersebut juga mengusung pendekatan yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan talenta lokal. Dengan demikian, Papua diharapkan semakin memiliki peran dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia.

Peluncuran Garuda Spark Innovation Hub Jayapura merupakan bagian dari rangkaian nasional yang terhubung dengan acara utama di BSD, Tangerang Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, berinteraksi dengan tim Indosat di Jayapura sekaligus menyaksikan peresmian Indosat Game Center Jayapura yang menjadi bagian dari ekosistem Garuda Spark Innovation Hub.

Koneksi langsung antara BSD dan Jayapura tersebut menjadi simbol upaya memperluas jangkauan pengembangan talenta digital hingga ke berbagai daerah.

Melalui kehadiran pusat inovasi ini, generasi muda Papua diharapkan tidak berhenti sebagai pengguna teknologi. Mereka didorong untuk mampu menciptakan solusi, mengembangkan kreativitas, serta mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi digital.

Kehadiran Garuda Spark Innovation Hub juga memperluas fungsi Indosat AI Experience Center Jayapura yang telah beroperasi sejak 20 Mei 2025.

Pemkot Jayapura Sambut Positif

Dukungan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting dalam pengembangan ekosistem talenta digital di Papua.

Wali Kota Jayapura Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., menyambut baik kehadiran Garuda Spark Innovation Hub sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas generasi muda Papua.

“Kami menyambut baik hadirnya Garuda Spark Innovation Hub di Jayapura sebagai ruang yang dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi generasi muda Papua untuk belajar, berinovasi, dan terhubung dengan perkembangan ekonomi digital nasional,” kata Abisai.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan komunitas menjadi penting untuk memastikan talenta lokal mendapatkan ruang yang cukup dalam perkembangan teknologi.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan komunitas seperti ini penting agar talenta lokal tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi dan peluang baru dari Papua,” ujarnya.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap ekosistem tersebut, Indosat turut menghadirkan Indosat Game Center Jayapura.

Fasilitas ini menjadi ruang bagi generasi muda dan komunitas gaming untuk berkumpul, berinteraksi, serta mengembangkan kreativitas melalui berbagai aktivitas digital yang positif.

Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan melengkapi fungsi Garuda Spark Innovation Hub Jayapura dalam membangun ekosistem digital yang lebih inklusif sekaligus membuka semakin banyak peluang bagi talenta muda Papua untuk berkembang.(*)

 

UGM, Indosat dan NVIDIA Resmikan Pusat AI Pertama Berbasis Universitas di Indonesia

0
Peluncuran UGM Indosat NVAITC merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE).(Dokumentasi IOH)

RADAR PALU – Pengembangan ekosistem kecerdasan buatan (AI) di Indonesia memasuki babak baru. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Indosat Ooredoo Hutchison (IOH), NVIDIA, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi meluncurkan UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center (NVAITC).

Pusat teknologi tersebut menjadi pusat teknologi AI berbasis universitas pertama di Indonesia yang secara khusus diarahkan untuk memperkuat penelitian, inovasi, sekaligus pengembangan talenta digital.

Peluncuran UGM Indosat NVAITC merupakan bagian dari inisiatif Indonesia AI Center of Excellence (AI CoE). Kehadirannya diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, perusahaan teknologi global, industri, dan kalangan akademisi dalam mempercepat pengembangan AI terapan untuk berbagai sektor strategis nasional.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, mengatakan keberadaan AI CoE merupakan bagian dari visi jangka panjang Indonesia agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi AI.

“Indonesia AI Center of Excellence mencerminkan visi jangka panjang untuk menempatkan Indonesia sebagai bangsa yang tak hanya mengadopsi AI, tetapi juga mampu mengembangkan dan menyumbangkan inovasi AI ke dunia,” kata Meutya.

Menurutnya, pusat teknologi tersebut menjadi salah satu pijakan untuk memperkuat kapasitas riset, pengembangan talenta, dan inovasi teknologi nasional.

Meutya menilai penguatan ekosistem AI juga penting untuk membangun kedaulatan teknologi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia.

“Melalui inisiatif ini, kita sedang meletakkan fondasi kedaulatan AI Indonesia sekaligus memastikan bahwa AI menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi, daya saing nasional, dan solusi atas berbagai tantangan utama bangsa,” ujarnya.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan pengembangan AI harus dapat dirasakan manfaatnya secara luas oleh masyarakat Indonesia.

“Di Indosat, kami percaya bahwa tidak boleh ada satu pun masyarakat Indonesia yang tertinggal di era AI,” kata Vikram.

Ia mengatakan UGM Indosat NVAITC menjadi bagian dari upaya menghadirkan teknologi dan keahlian AI global ke Indonesia sekaligus memperluas akses bagi peneliti, mahasiswa, startup, dan inovator.

Indosat, lanjutnya, berkomitmen memperkuat kesiapan AI dan memberdayakan talenta lokal agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menciptakan inovasi AI.

Vice President of Solutions Architecture and Engineering NVIDIA, Marc Hamilton, menilai Indonesia memiliki komunitas peneliti, pengembang, dan inovator yang berpotensi besar dalam pengembangan AI.

Menurut dia, teknologi AI dapat memberikan dampak luas, termasuk di bidang kesehatan, pertanian, hingga penanggulangan bencana.

“Melalui UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center, NVIDIA berkomitmen untuk membekali talenta Indonesia dengan model terbuka dan keahlian terdepan di dunia guna mengubah potensi tersebut menjadi inovasi yang berdampak, baik di tingkat lokal maupun global,” ujarnya.(*)

 

Telkomsel Bikin Belajar Matematika Lebih Seru lewat Sacred Octagon

0
Ilustrasi.(Dokumentasi Telkomsel)

RADAR PALU – Belajar matematika kini tak harus identik dengan angka dan rumus yang membuat anak cepat bosan. Telkomsel menghadirkan pendekatan pembelajaran yang lebih interaktif melalui paket bundling Telkomsel x Sacred Octagon.

Diperkenalkan sejak Februari 2026 bersama Indonesia Artificial Intelligence (INA AI) atau PT Teknologi Cerdas Berdaulat Indonesia, layanan tersebut memadukan permainan edukasi matematika dengan konektivitas digital Telkomsel.

Solusi ini dirancang untuk membantu anak belajar matematika dengan cara yang lebih menyenangkan, mudah dipahami, sekaligus menyesuaikan dengan perkembangan kemampuan mereka.

Sacred Octagon menggabungkan konsep belajar dan bermain dalam satu pengalaman digital. Melalui pendekatan tersebut, anak tidak hanya diajak memahami matematika, tetapi juga mengasah kemampuan berpikir, logika, serta membangun kepercayaan diri.

Pendekatan pembelajaran Sacred Octagon turut didukung teknologi artificial intelligence (AI) dan mengadaptasi metode GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) yang dikembangkan bersama Prof. Yohanes Surya.

Metode tersebut menekankan pembelajaran matematika secara sederhana dan sistematis sehingga lebih ramah bagi anak. Dengan suasana belajar yang lebih menyenangkan, anak diharapkan menjadi lebih berani mencoba dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi soal matematika.

General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Sulawesi, Andrew Mamahit, mengatakan kolaborasi tersebut merupakan bagian dari upaya Telkomsel menghadirkan pemanfaatan teknologi yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Melalui kolaborasi bersama Sacred Octagon, Telkomsel ingin menghadirkan akses pembelajaran yang lebih dekat dengan keseharian anak-anak melalui pengalaman digital yang interaktif dan mudah diakses,” kata Andrew.

Menurutnya, konektivitas tidak sekadar berfungsi menghubungkan masyarakat, tetapi juga dapat membuka peluang belajar dan pengembangan potensi generasi muda.

“Kami berharap inisiatif ini dapat membantu semakin banyak anak menikmati matematika sekaligus berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan dan talenta digital di Sulawesi dan Maluku Utara, serta Indonesia secara umum,” ujarnya.

Dorong Peran Guru di Era AI

Telkomsel menegaskan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tetap harus menempatkan guru sebagai bagian utama dalam proses pembelajaran.

Dalam konsep AI for Education, teknologi diposisikan sebagai alat bantu untuk membantu pendidik menciptakan pengalaman belajar yang lebih sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.

Teknologi, kata Telkomsel, bukan untuk menggantikan peran guru, terutama dalam memberikan tuntunan, empati, dan memahami kebutuhan setiap anak.

Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui kolaborasi Telkomsel bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kuncie, dan Gasing Academy.

Kolaborasi itu mendukung Program Pandai Berhitung dengan Metode GASING yang berlangsung di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Pineleng, Kabupaten Minahasa, pada 5–22 Agustus 2026.

Sebanyak 216 guru SD dan SMP dari Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara mengikuti program tersebut.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kompetensi para pendidik dalam menerapkan pembelajaran matematika yang efektif, sederhana, dan lebih mudah dipahami siswa.

Dalam kesempatan yang sama, Telkomsel juga memperkenalkan solusi digital Skul.id kepada sekolah-sekolah peserta sebagai bagian dari dukungan terhadap transformasi pendidikan.

Ke depan, kolaborasi serupa diharapkan dapat diperluas ke berbagai daerah di Sulawesi dan Maluku Utara.

Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Telkomsel untuk terus mendorong pemanfaatan teknologi digital yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital.(*)

DPN Sulteng Minta CPM Berikan Ruang bagi Pekerja Informal di Poboya

0
Ketua Dewan Pertukangan Nasional (DPN) Sulawesi Tengah, Andri Gultom, meminta PT CPM memberikan ruang yang layak bagi masyarakat lingkar tambang.(Istimewa)

RADAR PALUKetua Dewan Pertukangan Nasional (DPN) Sulawesi Tengah, Andri Gultom, meminta PT Citra Palu Minerals (CPM) memberikan ruang yang layak bagi masyarakat lingkar tambang, khususnya pekerja informal yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di Poboya.

Andri mengatakan, tidak semua masyarakat memiliki kesempatan pendidikan yang sama. Kondisi tersebut membuat sebagian warga tidak memenuhi kualifikasi untuk bekerja sebagai karyawan perusahaan.

“Banyak rakyat hari ini kurang beruntung dari sisi pendidikan. Akibatnya, mereka tidak bisa masuk sebagai karyawan CPM. Tetapi bukan berarti mereka tidak memiliki hak untuk bekerja dan menghidupi keluarganya,” ujar Andri.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu dijawab melalui skema yang baik dan terarah dengan tetap memperhatikan aspek legalitas, keselamatan kerja serta perlindungan terhadap masyarakat.

“Ruang-ruang bagi pekerja informal yang kurang beruntung ini harus diberikan melalui skema yang baik. Mereka jangan dibiarkan bekerja tanpa perlindungan. Kalau ada aturan yang harus dipenuhi, mari dibimbing agar mereka bisa bekerja dengan tertib dan aman,” katanya.

Andri menegaskan, hak masyarakat lingkar tambang untuk memperoleh kehidupan yang layak dan kesempatan bekerja merupakan persoalan yang tidak boleh diabaikan.

“Kalau bicara hak atas hidup yang layak dan hak untuk bekerja, bagi rakyat lingkar tambang, itu tidak dapat dipungkiri. Mereka juga punya keluarga yang harus diberi makan, anak yang harus sekolah dan kehidupan yang harus dijalani,” tegasnya.

Ia menyebut DPN Sulteng hadir bersama kelompok kuli, tukang, buruh dan pekerja informal yang saat ini menghadapi kesulitan mendapatkan pekerjaan.

“DPN berada bersama mereka. Kuli, tukang, buruh dan pekerja informal adalah bagian dari rakyat yang hari ini sedang kesulitan mendapatkan pekerjaan. Jangan sampai mereka hanya menjadi penonton ketika aktivitas ekonomi berlangsung di wilayah mereka sendiri,” ujarnya.

Andri juga menyebut terdapat sekitar 11 ribu pekerja informal yang menggantungkan nafkah dari aktivitas ekonomi di Poboya.

“Ini bukan jumlah yang sedikit. Ada ribuan orang yang menggantungkan kehidupan dari Poboya. Mereka bukan sekadar angka, di belakang mereka ada keluarga, ada anak-anak dan ada masa depan yang harus dipertahankan,” katanya.

Karena itu, DPN Sulteng meminta CPM bersama pemerintah membuka ruang dialog untuk merumuskan skema pemberdayaan masyarakat lingkar tambang.

Menurut Andri, skema tersebut harus mampu memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat sekaligus memastikan aktivitas yang dilakukan berjalan aman, tertib dan bertanggung jawab.

“Yang kami minta sederhana, jangan tutup seluruh ruang bagi rakyat. Mari cari jalan keluarnya. Berikan ruang untuk mereka bekerja, bimbing mereka, lindungi keselamatan mereka, dan pastikan keberadaan pertambangan juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.(*)

Investasi Baru Masuk Palu, HaiHai Restaurant Grill & Hotpot Siap Ramaikan Kuliner Kota

0

INVESTASI : HaiHai Restaurant Grill & Hotpot resmi hadir di Jalan Emmy Saelan No. 49, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.(Istimewa)

PALU – Kota Palu kembali mendapat warna baru dalam perkembangan sektor kuliner. HaiHai Restaurant Grill & Hotpot resmi hadir di Jalan Emmy Saelan No. 49, Kelurahan Tatura Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Senin (10/8/2026). Hal ini juga bentuk support dengan resminya dibuka penerbangan internasional dari Palu langsung ke konsul China.

Peresmian tersebut ditandai dengan pelaksanaan Grand Opening HaiHai Restaurant Grill & Hotpot yang berlangsung mulai pukul 09.00 WITA.

Kehadiran restoran dengan konsep grill dan hotpot ini tidak hanya menawarkan pilihan kuliner baru bagi masyarakat Kota Palu, tetapi juga membawa semangat investasi dan pembukaan lapangan kerja di tengah pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam momentum peresmian tersebut, pihak pengelola menyampaikan harapan agar HaiHai Restaurant Grill & Hotpot dapat diterima masyarakat dan berkembang bersama Kota Palu.

“Kami sangat senang bisa hadir dan membuka HaiHai Restaurant Grill & Hotpot di Kota Palu. Kami berharap kehadiran restoran ini dapat diterima masyarakat dan menjadi salah satu pilihan kuliner baru bagi warga Palu,” ujar Owner HaiHai Restaurant Grill & Hotpot, Hu Haiming.

Menurutnya, kehadiran restoran tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari perkembangan ekonomi di Kota Palu.

“Kami ingin restoran ini tidak hanya menjadi tempat menikmati makanan, tetapi juga menjadi bagian dari perkembangan Kota Palu dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar,” katanya.

Sementara itu, Manager HaiHai Restaurant Grill & Hotpot, Lim, mengatakan restoran tersebut hadir dengan konsep yang diharapkan dapat memberikan pengalaman kuliner berbeda kepada masyarakat.

“Kami ingin memberikan pengalaman kuliner yang berbeda kepada masyarakat Kota Palu melalui konsep grill dan hotpot. Kami berharap masyarakat dapat menikmati suasana dan menu yang kami hadirkan dengan nyaman,” ujarnya.

Lim mengatakan, pelayanan menjadi salah satu perhatian dalam menjalankan usaha tersebut.

“Kami juga berkomitmen memberikan pelayanan yang baik kepada setiap pelanggan. Kehadiran HaiHai Restaurant diharapkan bisa menjadi salah satu pilihan tempat berkumpul bersama keluarga, teman maupun rekan kerja,” katanya.

Konsep grill dan hotpot memungkinkan pengunjung menikmati makanan dalam suasana yang lebih interaktif. Konsep tersebut juga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin menikmati waktu bersama keluarga maupun rekan.

Kehadiran restoran ini sekaligus menambah variasi pilihan kuliner di Kota Palu yang dalam beberapa tahun terakhir terus berkembang.

Dukungan terhadap hadirnya investasi baru di Kota Palu juga disampaikan perwakilan dunia usaha.

Ricky, selaku Kepala Penanaman Modal Asing APINDO Sulteng, menilai masuknya investasi baru merupakan hal positif bagi perkembangan ekonomi daerah.

“Kami sangat mendukung semakin banyaknya investasi yang masuk ke Kota Palu. Kehadiran HaiHai Restaurant Grill & Hotpot menjadi salah satu bentuk kepercayaan investor terhadap potensi daerah ini,” katanya.

Menurut Ricky, investasi tidak semata-mata berbicara mengenai modal yang ditanamkan, tetapi juga dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat.

“Investasi tentu bukan hanya berbicara mengenai modal yang masuk, tetapi juga bagaimana investasi tersebut bisa memberikan dampak bagi masyarakat, terutama melalui penciptaan lapangan kerja dan perputaran ekonomi,” ujarnya.

Ia berharap kehadiran HaiHai Restaurant Grill & Hotpot dapat menjadi bagian dari pertumbuhan dunia usaha di Kota Palu.

“Kami berharap investasi seperti ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Palu dan Sulawesi Tengah secara luas,” katanya.

Hal senada disampaikan Wijaya Chandra, yang dikenal aktif dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) dan APINDO Sulawesi Tengah.

Wijaya menyambut baik hadirnya HaiHai Restaurant Grill & Hotpot sebagai salah satu investasi baru di Kota Palu.

“Kami menyambut baik hadirnya HaiHai Restaurant Grill & Hotpot di Kota Palu. Ini menunjukkan bahwa Kota Palu memiliki potensi dan semakin terbuka bagi investasi serta usaha baru,” ujar Wijaya.

Menurutnya, dampak investasi diharapkan tidak berhenti pada aktivitas usaha di dalam restoran. Lebih jauh, investasi dapat menciptakan efek berantai terhadap berbagai sektor ekonomi.

“Yang paling penting, investasi seperti ini diharapkan memberikan efek ekonomi yang luas. Bukan hanya membuka lapangan pekerjaan, tetapi juga dapat melibatkan petani, peternak, pelaku perikanan dan berbagai pelaku usaha lainnya sebagai bagian dari rantai ekonomi,” katanya.

Ia menilai pertumbuhan usaha baru dapat menjadi salah satu penggerak perekonomian apabila dibarengi dengan keterlibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal.

“Kami tentu sangat mendukung semakin banyak investasi yang masuk ke Kota Palu. Dengan semakin banyak usaha yang tumbuh, kita berharap perekonomian daerah juga semakin bergerak dan masyarakat mendapatkan manfaatnya,” ujarnya.

Wijaya juga menilai kehadiran HaiHai Restaurant Grill & Hotpot memberikan pilihan baru bagi masyarakat Kota Palu.

“Kami juga mengapresiasi kehadiran HaiHai Restaurant yang membawa variasi kuliner baru. Apalagi pihak pengelola menyampaikan bahwa produk yang digunakan halal, sehingga masyarakat dapat menikmati kuliner ini dengan nyaman,” katanya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan restoran kepada masyarakat dengan membawa konsep kuliner yang berbeda, namun tetap memperhatikan kebutuhan konsumen.

Pihak pendukung investasi juga menyampaikan bahwa seluruh produk yang ditawarkan restoran tersebut diklaim halal.

Hal tersebut menjadi salah satu aspek yang dinilai penting dalam memperkenalkan usaha kuliner kepada masyarakat Kota Palu.

Dalam kesempatan tersebut, dukungan terhadap investasi juga dikaitkan dengan semakin terbukanya konektivitas Kota Palu dengan dunia internasional.

Perkembangan konektivitas dan hubungan ekonomi dengan berbagai pihak dari luar daerah maupun luar negeri diharapkan dapat membuka peluang baru bagi Sulawesi Tengah.

Kehadiran investor dan pelaku usaha dari luar daerah menjadi salah satu bagian dari dinamika tersebut.

Namun, investasi diharapkan tidak hanya berorientasi pada kepentingan bisnis, melainkan juga dapat memberikan kontribusi positif terhadap daerah dan masyarakat.

Dengan semakin banyaknya usaha yang tumbuh, peluang terciptanya lapangan kerja baru juga semakin terbuka.

Salah satu manfaat yang diharapkan dari hadirnya HaiHai Restaurant Grill & Hotpot adalah terciptanya kesempatan kerja bagi masyarakat Kota Palu dan sekitarnya.

Sebuah restoran membutuhkan tenaga kerja dalam berbagai bidang, mulai dari dapur, pelayanan, kasir, kebersihan, manajemen hingga berbagai kebutuhan operasional lainnya.

Di luar tenaga kerja langsung, aktivitas restoran juga dapat mendorong kebutuhan terhadap bahan baku dan jasa pendukung.

Jika rantai pasok tersebut melibatkan pelaku ekonomi lokal, maka manfaat investasi dapat dirasakan lebih luas.

Petani dapat memperoleh pasar untuk produk pertanian, peternak mendapatkan peluang memasok kebutuhan bahan pangan, sementara pelaku perikanan juga berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok sesuai dengan kebutuhan restoran.

Karena itu, sebuah usaha kuliner pada dasarnya memiliki hubungan dengan banyak sektor ekonomi lainnya.

Perputaran ekonomi yang terjadi diharapkan dapat memberikan manfaat secara bertahap kepada masyarakat.

Kehadiran restoran baru juga memperlihatkan semakin beragamnya aktivitas ekonomi di Kota Palu.

Kuliner bukan hanya berkaitan dengan makanan dan minuman. Di dalamnya terdapat sektor tenaga kerja, perdagangan, distribusi, pertanian, peternakan, perikanan, jasa, hingga pariwisata.

Semakin banyak pilihan kuliner juga dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah.

Bagi sebuah kota yang sedang berkembang, keberadaan tempat makan dengan berbagai konsep dapat menjadi bagian dari fasilitas pendukung kehidupan perkotaan.

Restoran dapat menjadi tempat keluarga berkumpul, ruang pertemuan masyarakat, hingga lokasi bagi pelaku usaha melakukan komunikasi dan membangun jaringan.

Dengan demikian, perkembangan sektor kuliner dapat memiliki dimensi ekonomi sekaligus sosial.

Kehadiran HaiHai Restaurant Grill & Hotpot diharapkan menjadi bagian dari perjalanan pertumbuhan ekonomi Kota Palu.

Investasi yang masuk diharapkan dapat menciptakan hubungan yang saling menguntungkan antara pemilik usaha, pekerja, masyarakat dan pelaku ekonomi lainnya.

Bagi pemerintah dan dunia usaha, semakin banyak investasi yang tumbuh secara sehat dapat memperkuat aktivitas ekonomi daerah.

Sementara bagi masyarakat, investasi diharapkan memberikan manfaat dalam bentuk lapangan pekerjaan, peluang usaha dan meningkatnya aktivitas ekonomi.

Karena itu, keberadaan HaiHai Restaurant Grill & Hotpot tidak hanya dilihat dari pembukaan sebuah tempat kuliner baru.

Sementara itu, Ketua  Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulawesi Tengah Gufran Ahmad mengucapkan selamat atas diresmikan rumah makan HaiHai Restaurant Grill & Hotpot.

“Kami dari KADIN Sulawesi Tengah mengucapkan selamat atas diresmikannya HaiHai Restaurant Grill & Hotpot di Kota Palu. Kehadiran usaha baru seperti ini tentu menjadi kabar baik bagi perkembangan dunia usaha dan perekonomian daerah,” ujar Gufran Ahmad.(*)

Pupuk Kaltim Dorong Pertanian Berkelanjutan Lewat Kampung Sawah Abadi Bulutana

0
Destinasi edu agrowisata di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026).

RADAR PALU-PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) resmikan Kampung Sawah Abadi (KSA) Bulutana, sebagai destinasi edu agrowisata di Kelurahan Bulutana, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu (5/8/2026).

Peresmian Kampung Sawah Abadi bagian dari program Pertanian Bulutana Berkelanjutan, Sejahtera dan Mandiri (PKT BERSERI), yang menjadi wadah kontribusi perusahaan dalam menghadirkan pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia. Kegiatan dihadiri manajemen Pupuk Kaltim, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), serta masyarakat petani setempat.

Inisiatif ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pupuk Kaltim yang hadir sejak 2023, dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi antara sektor pertanian dan pariwisata.

AVP Pembangunan Sosial dan Lingkungan Departemen TJSL Pupuk Kaltim, Uchin Mahazaki, mengatakan program TJSL perusahaan tidak hanya menyasar kawasan sekitar area produksi, tapi juga menjangkau wilayah distribusi sebagai bentuk tanggung jawab terhadap konsumen dan keberlanjutan lahan pertanian produktif.

“Kami bertanggung jawab bukan hanya terhadap produksi, tapi juga wilayah distribusi kami. Sulawesi Selatan adalah salah satu pasar Pupuk Kaltim di Indonesia Timur, sehingga menjaga kesuburan lahan di sini menjadi bagian dari tanggung jawab sosial kami,” ujar Uchin.

Uchin menjelaskan, sesuai roadmap PKT Berseri, program pendampingan di Bulutana berjalan pada rentang 2023 hingga 2027. Mengawali langkah pada 2023, Pupuk Kaltim menginisiasi proyek percontohan dekomposer dan selanjutnya fokus mengarah pengembangan pertanian berkelanjutan di tahun 2024.

Pengembangan mencakup serangkaian pelatihan teknik budidaya, pengendalian hama, pemupukan berimbang, serta pembuatan pupuk organik. Termasuk pembangunan eco-trail sepanjang 230 meter, untuk memudahkan petani mengangkut hasil panen dari lahan berkontur dataran tinggi.

“Pengembangan dilakukan secara bertahap dengan sasaran yang terukur.  Seluruhnya akan terintegrasi sebagai kesatuan program utuh, dengan berbagai peluang usaha yang bisa dikelola masyarakat sebagai nilai tambah,” terang Uchin.

Langkah ini kemudian diperkuat pada 2025, dengan peningkatan kapasitas kelembagaan, penguatan pengelolaan pasca panen, serta penyediaan alat dan mesin produksi kompos bagi kelompok masyarakat.

Memasuki 2026, Pupuk Kaltim memfokuskan pengembangan pada infrastruktur dan branding kawasan, mencakup konservasi sawah berkelanjutan, penyediaan sarana wisata hijau Bulutana, penguatan kelembagaan kelompok, hingga penyelenggaraan promosi dan event pariwisata Kampung Sawah Abadi.

Puncaknya pada 2027, strategi keberlanjutan ini ditargetkan menjadi destinasi unggulan melalui standardisasi kawasan Kampung Sawah Abadi, sertifikasi Desa Wisata Hijau Bulutana, serta pembentukan skema insentif konservasi sawah.

“Dari tahapan yang terstruktur, PKT Berseri diproyeksikan tumbuh sebagai pusat pembelajaran agroeduwisata yang berdaya saing, serta memberi dampak positif jangka panjang bagi lingkungan maupun ekonomi lokal,” tambah Uchin.

Dampak program ini pun dirasakan langsung petani setempat. Ketua Pengelola KSA Syafruddin, mengaku program PKT Berseri memberi nilai tambah tersendiri bagi masyarakat. Salah satunya kehadiran eco-trail, mengubah secara signifikan proses pasca panen yang sebelumnya menjadi kendala utama di kawasan dataran tinggi.

“Setelah ada jembatan, jika panen hari ini, malamnya bisa langsung sampai di rumah. Itu yang membuat kita bisa langsung laksanakan tiga kali panen dalam satu tahun,” ucap Syafruddin.

Sebelum intervensi program, hasil panen rata-rata hanya 4 ton per hektar (Ha) dengan indeks pertanaman dua kali setahun. Kini produktivitas meningkat menjadi 6–7 ton/Ha, dan frekuensi panen berhasil ditingkatkan menjadi tiga kali dalam setahun melalui kolaborasi petani dan kelompok Pemuda Bulutana.

Kolaborasi ini juga melahirkan ekosistem wisata yang terintegrasi. Pemuda Bulutana turut mengelola kunjungan wisatawan, di mana sebagian pendapatannya diintervensi kembali untuk pembiayaan benih, pupuk, hingga pembayaran pajak lahan petani.

Selain itu, juga dikembangkan Sistem digital Sipadi yang memungkinkan wisatawan berpartisipasi dalam penanaman padi secara langsung, dan memantau perkembangan tanaman melalui aplikasi.

“Pendapatan para pemuda di eco-trail, ada yang diintervensi masuk ke bibit, pupuk, bahkan sampai ke pembayaran pajaknya. Supaya sama-sama merasakan manfaatnya,” ungkap Syafruddin.

Mewakili Pemerintah Daerah, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Mirna, mengapresiasi model pengembangan KSA Bulutana yang memadukan agrowisata, wisata alam, dan budaya lokal. Menurutnya, model ini menjadi jawaban atas kebutuhan regenerasi petani, sekaligus membuka peluang bagi generasi muda untuk kembali ke desa.

“Anak-anak muda yang sudah selesai sekolah di kota tidak perlu malu kembali ke desa, dan mengembangkan sektor pertanian. Program seperti ini perlu dikembangkan di daerah lain di Sulawesi Selatan,” kata Andi Mirna.(*)

Telkomsel Salurkan Bantuan Gempa untuk Penyintas Gempa di Sigi

0
Melalui program CSR, Telkomsel menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.(Dokumentasi Telkomsel)

RADAR PALU – Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam kembali ditunjukkan Telkomsel. Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), perusahaan telekomunikasi digital tersebut menyalurkan bantuan logistik bagi warga terdampak gempa bumi di Desa Kamarora, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Bantuan disalurkan pada Selasa, 30 Juni 2026, melalui Posko Bantuan Dompet Dhuafa sebagai bagian dari upaya mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat bencana.

Paket bantuan yang diberikan terdiri atas beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, ikan kaleng, dan susu kental manis. Berbagai kebutuhan pokok tersebut diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah proses pemulihan pascagempa.

Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Palu, Aryoputro Wicaksono, menyampaikan rasa prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat Desa Kamarora dan sekitarnya.

“Kami turut berduka dan prihatin atas musibah gempa bumi yang dialami masyarakat Desa Kamarora dan sekitarnya. Melalui bantuan logistik ini, Telkomsel berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak serta memberikan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan optimistis menjalani proses pemulihan,” ujarnya.

Aryoputro menjelaskan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen Telkomsel dalam melayani masyarakat melalui berbagai program sosial dan kemanusiaan. Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati dan program CSR bertajuk Sambungkan Senyuman, Telkomsel terus berkolaborasi dengan berbagai mitra kemanusiaan agar bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata.

Menurutnya, sinergi dengan berbagai pihak menjadi langkah penting dalam menghadirkan harapan sekaligus mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.

Sementara itu, Koordinator Relawan ID Humanity Dompet Dhuafa Sulawesi Tengah, Ahmad Syatir, mengapresiasi kepercayaan Telkomsel yang menyalurkan bantuan melalui Dompet Dhuafa.

Ia menilai kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu para penyintas gempa bumi di Desa Kamarora.

“Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan dasar warga sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat di wilayah terdampak,” katanya.

Sebagai perusahaan penyedia layanan telekomunikasi digital, Telkomsel menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan layanan konektivitas yang andal, tetapi juga berkontribusi melalui berbagai program sosial di bidang kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam setiap situasi bencana, Telkomsel berupaya hadir melalui berbagai inisiatif bantuan yang diharapkan mampu meringankan beban masyarakat sekaligus mempercepat proses pemulihan.

“Telkomsel berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa bumi di Desa Kamarora serta memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di tengah proses pemulihan. Ke depan, Telkomsel akan terus menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menghadirkan dampak sosial yang berkelanjutan serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia,” tutup Aryoputro.(*)

FORTRESS Open Tournament 2026 Jadi Panggung Lahirnya Karateka Berprestasi Sulawesi Tengah

0

Kejuaraan Karate Open Tournament FORTRESS 2026 digelar di GOR GBK Andi Raga Pettalolo, Kota Palu, 26–28 Juni 2026.(Ist)

RADAR PALU – Kejuaraan Karate Open Tournament FORTRESS 2026 resmi digelar di Gelanggang Olahraga (GOR) Gelora Bumi Kaktus (GBK) Andi Raga Pettalolo, Kota Palu, pada 26–28 Juni 2026.

Turnamen ini menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit atlet karate potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Sulawesi Tengah di tingkat nasional hingga internasional.

Kejuaraan yang mendapat dukungan penuh dari FORTRESS Pintu Baja, merek pintu baja modern di bawah naungan PT JBS Perkasa, menghadirkan ratusan karateka dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah untuk bersaing secara sportif dalam nomor Kata dan Kumite.

Selain menjadi ajang perebutan prestasi, turnamen ini juga bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan atlet sejak usia dini hingga senior. Berbagai kategori dipertandingkan, mulai dari Pra Usia Dini, Usia Dini, Pra Pemula, Pemula, Kadet, Junior, hingga Senior.

Pelaksanaan kejuaraan mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya pemerintah daerah, KONI, Dinas Pemuda dan Olahraga, FORKI, perguruan karate, serta masyarakat yang hadir memberikan semangat kepada para atlet.

Founder & CEO PT JBS Perkasa, Joni Effendi, mengatakan dukungan FORTRESS terhadap kejuaraan tersebut bukan sekadar bentuk kepedulian terhadap olahraga, tetapi juga memiliki makna yang sangat personal.

Menurutnya, karate merupakan olahraga yang mampu membentuk karakter, disiplin, mental juara, serta sportivitas.

Joni mengaku memiliki kedekatan dengan dunia karate karena pernah tumbuh di lingkungan olahraga tersebut dan menjadikannya sebagai salah satu hobi.
“Karate bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga proses pembentukan karakter. Melalui ajang ini kami berharap dapat mendukung lahirnya bibit-bibit atlet terbaik dari Sulawesi Tengah yang mampu membawa nama daerah ke tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, nilai-nilai yang diajarkan karate sejalan dengan karakter yang ingin dibangun FORTRESS sebagai brand pintu baja modern, yakni kekuatan, ketangguhan, kedisiplinan, konsistensi, dan rasa aman.

Karena itu, kehadiran FORTRESS dalam turnamen ini tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk kepada masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan positif yang membangun karakter generasi muda melalui olahraga.

Kejuaraan Karate Open Tournament FORTRESS 2026 juga diharapkan mampu mempererat hubungan antaratlet, pelatih, dan perguruan karate di Sulawesi Tengah, sekaligus menjadi agenda olahraga tahunan yang mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi.

Sebagai bentuk apresiasi, para juara di setiap kelas akan menerima medali dan piagam, sementara juara umum serta peraih gelar Best of the Best akan memperoleh penghargaan khusus sebagai motivasi untuk terus meningkatkan prestasi di dunia karate.

Melalui turnamen ini, FORTRESS mengajak seluruh insan karate dan masyarakat Sulawesi Tengah bersama-sama mendukung pembinaan atlet daerah agar semakin banyak karateka yang mampu bersaing di level nasional maupun internasional.(*)