04 February 2026
28.6 C
Palu

Dorong Mahasiswa Jadi Agen Literasi Keuangan, Kanwil DjPb Sulteng Teken MoU dengan Untad

Must read

-IKLAN-spot_img
LITERASI KEUANGAN : Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yuni Wibawa, bersama Rektor Untad, Prof. Amar, di Aula Fakultas Kedokteran Untad pada Senin (29/7). FOTO : TASWIN

PALU – Untuk meningkatkan publikasi terkait tugas dan fungsi Kementerian Keuangan serta meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) secara prudent, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah telah resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Tadulako (Untad) terkait program “Kemenkeu Goes to Campus.”

Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Tengah, Yuni Wibawa, bersama Rektor Untad, Prof. Amar, di Aula Fakultas Kedokteran Untad pada Senin (29/7).

Dalam kesempatan tersebut, Yuni Wibawa menyampaikan kepada media bahwa melalui kerja sama ini, khususnya dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, program “Kemenkeu Goes to Campus” diharapkan dapat dimaksimalkan.

Diharapkan mahasiswa dapat menjadi agen yang efektif dalam menjelaskan aspek-aspek penting pengelolaan keuangan negara kepada masyarakat di Sulawesi Tengah.

“Nanti kita akan mengatur kurikulum yang telah dikoordinasikan dengan kedua belah pihak. Ini tentu akan menjadi nilai tambah agar mahasiswa tahu bagaimana pengelolaan keuangan negara dilakukan, mulai dari penganggaran, pelaksanaan, hingga pertanggungjawabannya. Intinya ada di situ,” jelas Yuni Wibawa.

Yuni juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan program ini akan dimulai pada semester kedua tahun 2024. Beberapa item program yang akan diberikan kepada mahasiswa antara lain materi Undang-Undang bidang keuangan negara, manajemen kas, dan kuliah pembiayaan.

“Materi-materi ini yang akan kami sampaikan, dan nanti akan disesuaikan dengan kebutuhan,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Amar, menekankan bahwa kerja sama ini merupakan literasi penting bagi mahasiswa dan seluruh civitas akademika Untad.

Menurutnya, kerja sama ini memberikan ilmu pengetahuan yang sangat penting terkait tata cara pengelolaan keuangan negara dan perundang-undangan yang mengatur bidang keuangan.

“Kerja sama ini langsung diimplementasikan setelah penandatanganan MoU. Kami langsung melanjutkan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan implementasi yang bisa langsung berjalan bulan depan,” ungkap Prof. Amar.

Rektor Untad juga menambahkan bahwa melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), kerja sama ini sangat luar biasa karena melibatkan praktisi pengajaran yang kompeten.

Mahasiswa Untad juga berkesempatan untuk magang di Kanwil Perbendaharaan dan lembaga keuangan lainnya.

“Harapannya, ini bisa menambah pengetahuan dan literasi keuangan bagi mahasiswa kami di era digital saat ini. Ini adalah kesempatan baik bagi Untad untuk pengembangan diri dalam bidang keuangan,” tutupnya. (win)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!