PALU – Dalam rangka menanamkan jiwa nasionalisme, pembinaan karakter, penguatan revolusi mental dan mempersiapkan mahasiswa dalam menghadapi berbagai ancaman, seperti penyalahgunaan narkoba, paham radikalisme, konflik sosial dan pencegahan penyakit menular bagi mahasiswa baru Angkatan 2023, pihak Universitas Tadulako, Senin (27/11) kemarin, menggelar Pelatihan Bela Negara.
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Auditorium Untad itu dihadiri sebanyak 1923 orang. Ditemui disela-sela kegitan, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, ST., MT mengaku pelaksanaan pelatihan bela negara ini untuk pertama kali dilaksanakan di Untad, ini juga katanya merupakan program Kementerian melalui pelaksanaan kegiatan MBKM yang kemudian diimplementasikan di Untad.
“Ini khususnya kita mengawali dengan pelaksanaan pada mahasiswa baru untuk memberikan pencerahan, pengayaan informasi kepada mahasiswa baru kita khususnya, agar dapat terhindar dari aksi terorisme, radikalisme dan juga narkoba,” ujarnya.
Pelatihan bela negara lanjut Rektor, rencananya akan dilaksanakan setiap tahun dan diprioritaskan untuk mahasiswa baru. Hal itu kata dia guna menepis stigma yang beredar bahwa Untad terpapar radikalisme.
Untuk itu, Rektor berharap dengan adanya kegiatan ini maka dapat menumbuhkan jiwa NKRI mahasiswa serta tidak terpancing dengan isu-isu radikal. “Ini merupakan bentuk kerjasama kita juga dengan kepolisian, danrem, korem dan densuss 88,” pungkasnya.
Kegiatan Bela Negara ini direncanakan akan dilaksanakan selama empat hari berturut-turut dan akan menghadirkan narasumber dari pihak Polri, TNI dan Eks Napiter. (win)
