04 February 2026
24.6 C
Palu

BPDPKS, Dirjen Perkebunan dan Iskol Agridaya Internasional Menggelar Pelatihan Penguatan Kelembagaan Kepada Pekebun Sawit Kabupaten Morowali

Must read

-IKLAN-spot_img

PALU Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI (Ditjen Perkebunan) bekerjasama dengan PT Iskol Agridaya Internasional (ISKOL) melaksanakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM-PKS) dalam rangka mendorong upaya penguatan kelembagaan pekebun sawit rakyat. Pelatihan ini dilaksanakan di Sutan Raja Hotel, Kota Palu,  yang berlangsung selama 10 hari dari tanggal 14 – 23 Agustus 2024.

Pelatihan ini diikuti 27 Pekebun Sawit dari Kabupaten Morowali. Tujuan dilaksanakan Pelatihan Penguatan Kelembagaan ini untuk memastikan  kualitas dan produktivitas kelapa sawit Indonesia yang berkelanjutan di perkebunan rakyat melalui penguatan kelembagaan petani sawit.

Pembukaan pelatihan dilakukan pada hari Rabu, tanggal 14 Agustus 2024 yang dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali, Andi Imran S.STP, M.M yang sekaligus membuka pelatihan. Pada kesempatan tersebut Andi Imran menyampaikan “Semoga kegiatan pelatihan ini terus berlanjut dan berharap bisa menjadi pembelajaran besar baru para peserta pelatihan” Pembukaan pelatihan penguatan kelembagaan juga dihadiri secara online oleh Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Perkebunan Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Ir. Simpra U. Tajang, M.Si , Dirjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Ketua Sekretariat Tim Pengembangan SDM PKS Ditjenbun Eva Lizarmi, SP dan Direktur Perlindungan Perkebunan Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir. Hendratmojo Bagus Hudoro, M.Sc.  yang hadir secara online memberikan sambutan dan arahan kepada peserta pelatihan.

Dalam arahannya, Hendratmojo Bagus Hudoro menyampaikan pentingnya pelatihan ini bagi keberlanjutan perkebunan kelapa sawit rakyat. “Pelatihan ini bukan ranah teknis tapi sangat memegang peranan penting dalam bagaimana bapak dan ibu (peserta) mengelola kelembagaan petani”. ujarnya. Beliau juga menghimbau para peserta mengikuti pelatihan dengan baik agar para peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang baik dalam membangun kelembagaan petani yang kuat. Diharapkan juga agar para peserta pelatihan dapat menerapkan dan menyebarkan ilmu yang didapatkan kepada anggota kelompoknya.

Senada dengan arahan dari Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Perkebunan Provinsi Sulawesi Tengah dan Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Morowali juga menegaskan bahwa Pelatihan Penguatan Kelembagaan SDMPKS sangatlah penting, dengan adanya kelembagaan yang kuat  dapat mendorong pembangunan perkebunan dan dapat sebagai penyokong perekonomian. (ML)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!