PALU – Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah, Hasan Mahmud Halidi, SDN Model Terpadu Madani berhasil mengukir sejarah di bidang olahraga. Tercatat tiga orang siswa sekolah tersebut, akhirnya mewakili Sulawesi Tengah dalam ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) yang bakal digelar 19 Agustus 2024 mendatang di Jakarta.
Mereka masing-masing, Alisya Khaira Sabunga pada cabang olahraga pencak silat putri, Hadyan Naufal Alfarizi pada cabang olahraga pencak silat putra dan Zalfa Zafeera Zaqiyya cabang olahraga senam putri. Kepada Radar Sulteng, Hasan Mahmud Halidi mengaku bangga atas apa yang diraih siswa-siswanya.
“Tiga orang siswa saya yang mendapat medali emas juara satu pada O2SN tingkat provinsi Sulawesi Tengah, dan selanjutnya mewakili Sulteng di tingkat nasional. Prestasi ini merupakan sejarah baru sejak SDN Madani diresmikan 2005 ada tiga siswa SDN Madani sekaligus wakili Sulteng di tingkat nasional,” ungkap Hasan, ditemui Rabu (14/8) kemarin.
Disampaikan Hasan, bahwa di tingkat 02SN Provinsi ada 4 orang siswa SD Negeri Model Terpadu yang mewakili Kota Palu. Salah satunya yakni Moh Azka Kurniadi cabang olahraga senam putra yang meraih medali peraki atau juara 2 pada 02SN tingkat Provinsi.
“Torehan prestasi siswa SDN Madani sudah mengalami peningkatan dalam dua tahun terakhir. Dan secara berturut turut sekolah kami juga mendapat dukungan apresiasi penghargaan dari Kemendikbudristek melalui pemberian Bos Kinerja Prestasi yang dapat membantu pembinaan Prestasi siswa ke depannya,” sebut Kepsek.
Lebih jauh disampaikan Hasan, bahwa prestasi yang ditorehkan siswa-siswanya ini memang sangat berarti. Namun kata dia, jauh lebih penting bagaimana sekolah bisa membentuk sikap perilaku atau karakter anak, yang akan menjadi landasan pengembangan diri anak ke depannya.
“Apalah artinya siswa berprestasi namun kurang berkarakter. Harapan kami yang idealnya siswa memiliki prestasi dan juga berkarakter,” ucapnya.
Dia pun mengatakan, bahwa di sisi lain, pihak sekolah sangat menyadari bahwa prestasi yang diraih siswa tidak lahir begitu saja, namun butuh perjuangan dan bantuan dukungan berbagai pihak. Maka dari itu, penghargaan dan ucapan terimakasih disampaikan Hasan, kepada para pembina, pelatih, orang tua siswa, paguyuban kelas, komite sekolah serta pengawas Pembina dan juga Korwil.
“Termasuk ucapan terimasih dan penghargaan atas dukungan yang diberikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu, dan juga Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kota Palu, atas prestasi yang diraih anak-anak kami,” paparnya.
Saat ini pihaknya berharap, mendapat dukungan maupun doa restu, tidak hanya dari keluarga besar SDN Madani Palu tapi juga masyarakat Sulawesi Tengah pada umumnya, dalam ajang O2SN Tingkat Nasional.
“Semoga para siswa yang mewakili Provinsi Sulawesi Tengah ke tingkat nasional senantiasa selalu diberikan kekuatan lahir batin sehat selalu untuk siap sedia berjuang mengerahkan segala tenaga kemampuannya untuk membawa nama harum Sulawesi Tengah, Insyaa Allah,” tandas Hasan.
Sementara itu, Pengawas Pembina Sekolah Gugus V Disdik Kota Palu, Jayustinawati menyampaikan, bahwa apa yang diraih siswa-siswa SDN Madani Palu ini, tidak lepas dari kolaborasi yang terjalin baik antara para guru, orang tua dan juga pelatih cabang olahraga, sehingga berbuah pada prestasi.
“Saya liha memang SDN Madani ini dibawah kepemimpinan pak Hasan, sangat memotivasi siswa-siswanya untuk beprestasi juga kolaborasi dengan orang tuannya dan para pelatih terjalin sangat baik. Ini lah salah satu yang membuat prestasi sekolah ini bisa menonjol,” terangnya.
Selain keempat siswa yang menorehkan prestasi di ajang O2SN tingkat provinsi, ada pula sejumlah siswa lainnya yang berprestasi di 02SN tingkat kota maupun sejumlah turnamen. Di antaranya cabang olahraga renang, Rifqah Raabi’ah, kemudian cabang olahraga bulu tangkis Dzalfa Shofiyah, cabang olahraga karate Rafardhan Athalla, Cahaya Riskia Maharani, cabang olahraga taekwondo Dhiwa Yuda Prabowo, Marwa Hidayatillah, Sakinah Silmi Kaffah, Zarra Iskandar, Alfariza Bari Camaru. Juga dari cabang senam lantai Moh Abidzar serta bidang seni nyanyi solo Josua. (agg)
