14 June 2026
24.3 C
Palu

Pascasarjana UIN Palu Gelar Promosi Doktor ke-35

Must read

-IKLAN-spot_imgspot_imgspot_imgspot_img
MEMBANGGAKAN : Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu kembali menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). FOTO : VIVI OKTAVIANI

PALU – Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu kembali menggelar Ujian Terbuka Promosi Doktor Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI). Kali ini ujian terbuka dilakukan kepada Dyah Permatasari, di ruangan Promosi Doktor Pascasarjana UIN Datokarama Palu, Rabu (5/6).

Dalam sidang tersebut, Dyah Permatasari resmi menyandang gelar Doktor atas disertasinya dengan penelitian berjudul “Kontruktivisme Sosial Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (Studi Multisitus di SLTA Kota Palu)”.

Dyah Permatasari yang masih berusia 26 tahun itu merupakan Doktor ke-35 yang dihasilkan oleh Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam di Pascasarjana UIN Datokarama Palu. Dalam disertasinya dia menerangkan bahwa, konstruktivisme sosial sangatlah penting dan memberikan implikasi yang berbeda dalam model pembelajaran PAI pada SLTA di Kota Palu.

Dyah Permatasari menyampaikan, pencapaian ini menjadi salah satu momen paling membanggakan dalam hidupnya. “Alhamdulillah, ini pencapaian terbaik saya tahun ini. Saya sangat bersyukur sudah sampai pada tahap ini dalam pendidikan saya,” kata Dyah Permatasari dengan penuh rasa syukur.

Dyah mengaitkan keberhasilannya ini dengan filosofi pohon bambu. Kata Dyah, di awal-awal pertumbuhannya, bambu tidak langsung membesarkan batang atau daunnya, tetapi memperkuat akarnya. Inilah yang membuat batang bambu besar dan kuat.

“Motivasi saya adalah ketika kita menempuh pendidikan tinggi di usia muda, kita lebih mampu mencapai pencapaian yang lebih besar di masa depan,” jelasnya.

Proses studinya juga penuh dengan tantangan, termasuk harus belajar bersama mahasiswa lain yang umurnya jauh di atas dirinya.

“Prosesnya luar biasa, mulai dari belajar, menghubungi dosen-dosen, dan memperdalam penelitian. Di kelas, saya diajari oleh teman-teman sekelas yang lebih berpengalaman dan dosen-dosen hebat, jadi setiap hari saya merasa diajar oleh 12 dosen,” ungkapnya.

Selain itu, Dyah juga menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi berbagai situasi. Pelajaran penting yang dia dapatkan adalah jangan pernah takut berhadapan dengan siapapun.

“Semua ini sama di mata Allah SWT, yang membedakan hanyalah iman dan taqwa. Berlakulah sewajarnya dan jangan takut belajar dari orang lain,” jelasnya.

Sidang promosi Doktor ini diketuai oleh Rektor UIN Datokarama Palu Prof. Dr. KH. Lukman S. Thahir, M.Ag dengan Sekretaris Sidang sekaligus Promotor Prof. H. Nurdin, S.Pd., S.Sos., M. Com., Ph.D juga selaku Direktur Pascasarjana UIN Datokarama Palu.

Bertindak sebagai Co- Promotor/Penguji Dr. H. Askar, M.Pd, Penguji Eksternal Dr. Ikhtiar Hatta, S.Sos., M.Hum, Penguji Internal I Dr. H. Ahmad Syahid, M.Pd, dan Penguji Internal II Dr. A. Fatimah Saguni, M.Si.(cr1)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!