PALU– Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulawesi Tengah 2024 menjadi momentum penting bagi eksekutif dan legislatif untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap terjaga. Dalam rapat paripurna yang digelar di ruang sidang utama DPRD Sulteng, Kamis (27/3), Gubernur Anwar Hafid menegaskan pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran publik.
Ketua DPRD Sulteng Arus Abdul Karim membuka sidang dengan menyampaikan bahwa LKPJ bukan sekadar laporan tahunan, melainkan refleksi dari kerja pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah ruang evaluasi, sehingga setiap kebijakan yang telah diambil dapat dikaji lebih dalam,” ujarnya.
LKPJ 2024 memuat berbagai pencapaian dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah sepanjang tahun anggaran berjalan. Gubernur menjelaskan bahwa dokumen ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen untuk memastikan kebijakan yang telah dijalankan benar-benar berdampak pada masyarakat.
“Setiap rekomendasi dari DPRD akan menjadi bahan evaluasi bagi kami di eksekutif agar program-program pembangunan semakin efektif dan selaras dengan kebutuhan rakyat,” ujar gubernur.
Dalam paripurna ini, DPRD juga membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas lebih dalam isi LKPJ. Langkah ini diharapkan bisa memberikan catatan dan masukan konstruktif bagi jalannya pemerintahan ke depan. Gubernur pun meminta para kepala OPD agar terbuka terhadap setiap evaluasi yang diberikan DPRD.
“Jika ada OPD yang kurang responsif, mohon dilaporkan. Saya ingin setiap instansi bisa bekerja sama dengan baik untuk kemajuan daerah,” tegasnya.
Sinergitas antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci utama dalam memastikan pembangunan Sulawesi Tengah berjalan optimal. Gubernur berharap, dengan penyelarasan visi dan misi melalui RPJMD 2025-2030, setiap kebijakan yang diambil dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kita ini ibarat aliran sungai yang mungkin jalannya berbeda, tapi tujuan akhirnya sama, yaitu membawa Sulawesi Tengah ke arah yang lebih maju,” tutupnya. (awl/*)
