04 February 2026
24.1 C
Palu

Natal Bapak Jemaat GKST Immanuel Palu: Dari Teladan di Rumah, Lahir Keluarga Harmonis

Must read

-IKLAN-spot_img

RADAR PALU – Perayaan Natal Bapak Jemaat Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Immanuel Palu berlangsung khidmat di GKST Immanuel Palu, Jalan Patimura, Selasa malam (16/12/2025). Ibadah Natal ini menjadi ruang refleksi mendalam tentang peran bapak sebagai pemimpin dan teladan utama dalam keluarga Kristen.

Perayaan Natal Bapak Jemaat kali ini diprakarsai Persekutuan Bapak Jemaat (PBJ) Kelompok 7 dan Kelompok 10 sebagai panitia pelaksana. Dengan mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” dan subtema “Menjadi Pemimpin Keluarga dan Teladan dalam Mewujudkan Keluarga yang Harmonis”, ibadah diikuti dengan penuh antusias oleh para bapak jemaat.

Pelayan Firman, Pendeta Hardek Rapim Masua, M.Si., dalam khotbahnya menegaskan pentingnya konsistensi peran seorang bapak, bukan hanya di ruang publik, tetapi terutama di dalam keluarga. Ia menyoroti realitas bahwa tidak sedikit bapak yang dipandang baik dan menjadi teladan di luar rumah, namun gagal menjalankan fungsi kepemimpinan yang sehat ketika kembali ke keluarga.

“Banyak bapak yang dikenal baik oleh orang lain, tetapi ketika anak-anaknya diminta menggambarkan sosok ayah di rumah, justru muncul gambaran yang keras dan menakutkan. Akibatnya, keluarga menjadi tidak harmonis,” ujarnya.

Pendeta Hardek menekankan, jika seorang bapak mampu sukses memimpin dalam lingkup tanggung jawab yang besar, semestinya ia juga mampu menjadi pemimpin yang berhasil dalam lingkup keluarga yang lebih kecil. Namun, menurutnya, nilai keteladanan pemimpin keluarga di era modern justru kian dipertanyakan.

“Apakah gelar dan predikat yang melekat benar-benar dijalankan dalam fungsi dan tanggung jawab sebagai kepala keluarga? Keteladanan sejati tidak diukur dari harta, tetapi dari sentuhan kasih yang membentuk iman dan karakter anggota keluarga,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Natal PBJ GKST Immanuel Palu, Damai Tebisi, dalam laporan panitia menyampaikan bahwa persiapan perayaan Natal dilakukan secara sederhana namun penuh kebersamaan. Rapat panitia hanya dilaksanakan tiga kali, namun soliditas PBJ Kelompok 7 dan 10 menjadi kunci sukses kegiatan tersebut.

Pendanaan perayaan Natal berasal dari partisipasi bapak jemaat Kelompok 1 hingga 22, ditambah dukungan sejumlah donatur, termasuk dari DPRD Sulawesi Tengah, DPRD Kota Palu, serta pihak lainnya. “Semua kelompok telah berkontribusi sesuai kesepakatan. Puji Tuhan, dukungan juga datang dari para donatur,” ungkap Damai.

Ketua PBJ GKST Immanuel Palu, Handsryanto Olloy turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat. Ia menegaskan, perayaan Natal Bapak Jemaat bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persekutuan, hidup dalam takut akan Tuhan, serta menjadikan para bapak sebagai teladan iman di tengah keluarga.

“Kebersamaan dan kerja sama malam ini membuktikan bahwa bapak-bapak dapat menjadi teladan, baik dalam keluarga maupun dalam iman percaya kepada Kristus,” pungkasnya. (ron)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!