04 February 2026
24.6 C
Palu

PETI Tambarana, Polres Poso Masih Sebatas Pengumpulan Keterangan

Must read

-IKLAN-spot_img

POSO – Dugaan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di daerah Sungai Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir Utara, Kabupaten Poso, sudah berlangsung cukup lama, bahkan disinyalir sudah berjalan beberapa tahun.

Data yang diperoleh Radar Sulteng, aktivitas PETI Tambarana itu sudah berlangsung sekitar 3 tahun lalu, awalnya masih berupa aktivitas manual dengan cara mendulang, kemudian mulai masuk mesin pompa air, setahun terakhir aktivitas PETI semakin ramai sudah menggunakan alat berat.

Warga menjadi khawatir dari aktivitas penambangan ilegal itu akan merusak alam, karena sudah menggunakan banyak alat berat, dikhawatirkan akan mengikis sendimen di pinggir sungai yang bisa menyebabkan banjir menghantam pemukiman warga jika terjadi hujan deras. “Mana warga tidak mau takut, kalau sudah pakai banyak alat berat. Kalau terjadi banjir yang sasaran adalah warga,” ujar sumber yang minta tidak mempublikasikan identitasnya.

Kapolres Poso AKBP Arthur Sameaputti, yang dihubungi tadi malam, Minggu (28/4/2024) mengaku hingga saat ini pihaknya masih masih melaksanakan pendataan dan data sementara ada 12 alat berat yang beroperasi.

Kapolres Artur mengatakan, pihaknya belum ada upaya hukum dan masih dalam tahap pendataan dan pengumpulan keterangan penunjang di lokasi yang diduga ada aktivitas PETI. “Apapun yang kami lakukan, masih pada tahap pengumpulan keterangan dan melaksanakan penyelidikan yang sudah berjalan hampir 2 minggu, selanjutnya data di lapangan tersebut akan kami laporkan ke satuan atas (Polda),” jelasnya melalui aplikasi chat WhatsAPP.

Kapolres mengungkapkan, langkah pihaknya kedepan akan meminta tim gabungan dari Polda untuk turun melaksanakan penindakan secara bersama.

Saat ini masih dilaksanakan penyelidikan, memang terkesan kami lambat bergerak, tetapi langkah pengumpulan keterangan kami laksanakan dengan hati-hati dan juga melibatkan tim dari Polda untuk memperoleh data akurat sebelum adanya tindakan selanjutnya. “Sangat disayangkan bila keterangan belum diperoleh secara utuh tetapi sudah bergerak untuk penindakan, ditakutkan tidak akan menimbulkan efek jera,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, salah seorang warga sekitar PETI Tambarana menyoroti aparat penegak hukum yang terkesan abai terhadap aktifitas PETI di Sungai Tambarana. Salah satu indikasinya adalah mobilisasi alat berat eksavator ke lokasi PETI yang diduga sudah diketahui, namun belum ada gerakan untuk menertibkan. “Polisinya kita di Poso dipertanyakan, kenapa ada mobilitasi alat berat ke lokasi tambang tapi dibiarkan, tidak ada upaya menghalangi,” tandasnya.

Terpisah Kapolsek Poso Pesisir Utara, Iptu Kurniadi, Kamis (25/4/2024) membenarkan adanya dugaan aktivitas PETI, di sungai Tambarana. “Kami aparat Kepolisian akan segera mengambil tindakan dan masih menunggu perintah komando. Sudah ada anggota yang melakukan peninjauan di sana,” kata Kapolsek. (ron)

 

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!