04 February 2026
24.6 C
Palu

Ekspor Kelapa Sulteng ke Cina Meningkat, Sebabkan Kelangkaan di Pasar Lokal

Must read

-IKLAN-spot_img

PALU – Kenaikan harga kelapa  per butirnya yang mengalami lonjakan hingga dua kali lipat di pasar tradisional, disebabkan kelangkaan stok. Ini dipicu oleh peningkatan jumlah ekspor kelapa Sulawesi Tengah (Sulteng) ke Cina sejak awal tahun 2025.

Seperti yang diungkapkan oleh Kepala Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Perkebunan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Sulawesi Tengah, Simpra Tajang. Dia mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan secara langsung di Pantoloan dan memang kegiatan ekspor yang terjadi sangat membludak.

“Sebelum adanya keluhan dari industri kelapa dan turunannya itu kami sudah melakukan pemantauan dipelabuhan, di Pantoloan itu kawasan ekonomi khusus sangat luar biasa geliat ekspor yang dilakukan sampai antrian itu panjang, sehingga kami sudah melakukan evaluasi saat itu dan prediksi kami akan terjadi kelangkaan bahan baku, ternyata benar,” ungkap Simpra saat dihubungi via WhatsApp pada Sabtu (3/5/2025).

Dia menjelaskan Sulteng merupakan salah satu provinsi penghasil kelapa  di Indonesia dan giat melakukan ekspor ke luar negeri. Terlebih ke Cina. Menurutnya, ekspor yang terjadi ke cina lebih tinggi di karenakan industri yang ada di cina lebih terintegrasi dalam mengelola bahan kelapa.

“Memang industri disana sudah industri yang terintegrasi, satu pabrik bisa mengolah dari satu buah kelapa menjadi beberapa turunan. Contoh tempurung itu bisa jadi karbon aktif. Dalam satu pabrik dia mengelola daging kelapa itu menjadi santan, ampasnya dibuat tepung untuk kue kemudian airnya itu dibuat konsentrat untuk menjadi air kelapa segar dan juga Nata The Coco. Berbeda dengan kita di Indonesia, petani membuat kopra, airnya terbuang, kemudian tempurung diolah tetapi diolah oleh pabrik lain,” paparnya.

Dia menambahkan harga kelapa yang diekspor ke Cina mencapai Rp6.200 hingga Rp6.500 per kilo dengan kualitas ekspor. Selain ke Cina, kelapa juga di ekspor ke Thailand. Namun sebagian besar ke Cina karena kebutuhan santan kelapa. Di Cina santan menjadi alternatif pengganti susu sapi.

“Bukan hanya ke Cina tapi Thailand juga demikian, ada ekspor tapi terbesar ke Cina karena itu yang saya katakan tadi bahwa santan kelapa itu bisa mengganti atau alternatif dari susu sapi di Cina. Sehingga terjadi kelangkaan di Indonesia termasuk di Sulteng, semua daerah penghasil kelapa itu terjadi kelangkaan,” ujarnya.

Di satu sisi, dengan meningkatnya harga kelapa tentu menguntungkan bagi para petani kelapa. Akan tetapi  saat ini, investor yang bergerak di hilirisasi kelapa, dalam hal ini industri kelapa dan turunannya, justru kewalahan disebabkan oleh kurangnya bahan baku.

Merespons situasi itu, Simpra mengungkapkan pemerintah daerah sedang memikirkan solusi dalam menangani hal ini. Di mana solusi yang diharapkan dapat menguntungkan semua pihak. Misalnya, mengenakan pajak ekspor sekitar 20 persen dan bea keluar. Meski begitu, hal tersebut perlu dikelola atau ditata dengan baik serta memiliki strategi yang matang agar tidak ada pihak yang dirugikan.

Dirinya pun berharap bahwa petani kelapa dapat memperoleh harga yang stabil dan industri kelapa yang ada di Sulawesi Tengah, juga memiliki ketersediaan stok kelapa dengan harga yang juga stabil.

“Dalam hal ini diperlukan satu strategi ekspor dari negara kita dengan pemerintah Cina sehingga betul-betul ekspor itu nyaman dan industri dalam negeri juga nyaman bekerja dan petani menikmati harga yang lebih baik dibandingkan harga sebelumnya. Perlu ada regulasi karena menyangkut ekspor adalah kewenangan pemerintah pusat,” harapnya.

Simpra menyebut pemerintah daerah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan telah cukup menyediakan bibit-bibit unggul yang berkualitas dan bersertifikat. Ini dilakukan untuk membantu petani dalam melakukan peremajaan sehingga kualitas produk maupun produktivitas kelapa di Sulawesi Tengah bisa meningkat. Begitu juga ketersediaan stok selalu ada walaupun aktivitas ekspor tinggi.(cr2)

Latest article

More articles

WeCreativez WhatsApp Support
Silahkan hubungi kami disini kami akan melayani anda 24 Jam!!