RADAR PALU – Suasana sukacita dan kekhidmatan menyelimuti Perayaan Natal Keluarga Lorong Perjuangan Jalan S. Parman Kota Palu, Jumat (5/12/2025), yang berlangsung di kediaman keluarga Tolidunde–Yamin.
Ibadah dipimpin oleh Pendeta Hardek Repin Masua, M.Si, dengan pembacaan firman Tuhan dari Roma 12:9–21 sebagai dasar renungan.
Dalam khotbahnya, Pendeta Hardek menegaskan bahwa Natal bukan sekadar tradisi tahunan atau pesta seremonial belaka. Ia mengingatkan jemaat bahwa esensi Natal adalah membawa damai Kristus ke dalam hati setiap orang, serta menghadirkannya dalam keluarga, lingkungan, dan sesama.
“Natal jangan menjadi sumber perselisihan atau benih perpecahan hanya karena perbedaan pendapat dalam pelayanan atau persiapan acara,” ujarnya. “Perayaan Natal harus memurnikan hati kita untuk hidup dalam kasih, kerendahan hati, dan pengampunan sebagaimana Kristus telah memberi teladan,” ujarnya menambahkan.

Pendeta Hardek juga mengajak seluruh jemaat menjadikan Natal sebagai momen introspeksi rohani, untuk kembali hidup dalam kasih persaudaraan, penuh sukacita, dan siap membagikan damai sejahtera kepada semua orang.
“Hadiah Natal terindah yang dapat kita persembahkan kepada Tuhan Yesus adalah hati yang membawa damai bagi keluarga, sesama, dan bagi semua umat manusia,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Panitia Natal Keluarga Lorong Perjuangan, Rony Sandhi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan tahun ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan Natal keluarga besar Lorong Perjuangan. Ia berharap kebersamaan ini semakin mempererat tali persaudaraan antarwarga.
“Semua persiapan dilakukan dengan semangat kebersamaan, baik warga yang berdomisili di Lorong Perjuangan maupun keluarga yang ikut bergabung. Semoga tahun-tahun berikutnya kita terus merayakan Natal penuh sukacita seperti ini,” tutupnya.
Dalam perayaan Natal tersebut juga dihadiri Majelis Kelompok Pelayanan 10 Jemaat Imanuel GKST Palu dan beberapa undangan. (ron)
