PALU – Lantai Hunian Tetap (Huntap) unit C4 – 11 di Tondo II, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, mendadak amblas.
Lantainya nampak terbelah dan meninggalkan lubang menganga di bagian tengah Huntap. Salah seorang warga sekitar menyebut, hal itu akibat dihantam hujan dengan intensitas cukup tinggi, pada Jumat 25 April 2025, beberapa waktu lalu.
“Karena hujan jadi tanah di sampingnya ini turun dan membuat lantai bangunan jadi amblas,” ujar warga setempat sambil menunjukan tanah urugan yang mengalami penurunan saat ditemui Radar Sulteng, Minggu (4/5/2025).
Lubang menganga di bagian tengah lantai bangunan terlihat kosong. Seperti kekurangan tanah urugan.
Akibat hal itu, struktur bangunan Huntap yang menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) berukuran 6 x 6 m2 tersebut nampak miring.
Hingga kini belum ada perbaikan berarti yang dilakukan oleh pihak terkait, padahal proyek ini masih dalam masa pemeliharaan hingga November 2025 mendatang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Satker Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II, Aloysius Rio saat dikonfirmasi mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pengecekan.
Dia juga mengamini jika amblasnya lantai Huntap C4 – 11 itu kemungkinan akibat hujan deras beberapa waktu lalu. “Iya pak laporan sudah masuk ke kami pak, ini kemungkinan akibat hujan deras kemarin. Sudah tim kami cek pak untuk perbaikan,” paparnya.
Proyek Huntap Tondo II ini dibangun pada tahun 2023 lalu di atas lahan seluas 65,31 hektare dengan anggaran Rp175 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Total unit yang dibangun mencapai 961 hunian.
Proyek ini masuk dalam pembangunan Huntap pascabencana Sulawesi Tengah beserta prasarana dasar kavling unit 2B.(ril)
