RUSAK : Proyek pembangunan talud di Kejari Morowali ambruk.(Foto : IST)
MOROWALI – Proyek pembagunan talud tahun anggaran 2024 di Kejaksaan Negeri Morowali amblas.
Belum diketahui persis apa penyebab dari amblasnya talud tersebut, diduga proyek pembangunan talud tersebut amblas diakibatkan curah hujan yang tinggi, Minggu (30/3/2025)
Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, sekitar 30 meter talud tersebut kini kondisinya rusak.
Beruntung insiden longsongnya talud tersebut, tidak merusak gedung Sekolah Menengan Pertambangan, karena bangunan SMK persis di bawah proyek talud Kejari yang longsor, Desa Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.
Ditempat lain, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Suhardin saat dikonfirmasi terkait masalah ini melalui via whats app menjelaskan di posisi 30 meter itu posisi cekungan, bukan tanah utuh dan jalur air pada saat hujan deras, itu malam jalur air kembali ulang di tempat tersebut, sehingga tanahnya longsor dan talud ikut terbawah sepanjang 30 meter.
Lanjut Suhardin, membenarkan bahwa, akibat curah hujan sangat tinggi menyebabkan tanah disekitar talud berlubang dan air masuk ke dasar talud. Hal ini menyebabkan tanah yang dijadikan sebagai pondasi tergerus dan menyebabkan ambruknya talud.
“Kerusakan pada proyektersebut telah dikoordinasikan ke Inspektorat Pemkab Morowali dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali, karena murni bencana dan bukan karena spek,” ujar Suhardin. (pri)
